Apa Kata Pembalap? GP San Marino

Hari yang unik di GP San Marino saat warm up motor Dani Pedrosa dan Karel Abraham terlihat bermasalah, menjelang lampu start mati Abraham mengangkat tangannya karena motor yang memang terlihat bermasalah lampu start pun menyala (kuning) yang artinya race ditunda, beberapa rider terlihat jengkel karena start adalah sesuatu yang krusial dan sangat berbahaya menyalakan lampu kuning secara tiba-tiba. disini pula Jorge Lorenzo menguasai jalannya race dan juga podium Valentino Rossi yang pada race kali ini tampil memukau , mau tau, apa sih kata pembalap pada race kali ini, yuk kita simak :

  • Jorge Lorenzo : “Sangat sulit menjaga konsentrasi saat balapan berlangsung. Sebab kondisi trek yang lebih panas dari sesi kualifikasi membuat grip ban jadi cepat berkurang. Saya bahkan hampir terjatuh di tikungan pertama, beruntung masih bisa tampil bermain aman. Tapi setelah tahu bahwa Dani Pedrosa terjatuh, saya bisa lebih berkonsentrasi pada pencapaian lap time pada tiap lap, Ini adalah sebuah ketidakberuntungan bagi Pedrosa, sebab ia terkena imbas dari insiden yang terjadi pada Hector Barbera. Di MotoGP Belanda, saya juga mengalami hal yang sama. Ini menjadi cerminan bahwa apapun bisa terjadi dalam balapan”
  • Valentino Rossi : “Saya sangat senang karena kami mampu tampil kompetitif pada kondisi trek kering dan selisih dengan Lorenzo yang sudah tidak terlalu jauh. Pencapaian ini tentunya berkat rangka dan lengan ayun baru yang memungkinkan kami bisa mengubah geometry. Dengan begini saya bisa merasakan grip ban depan jadi lebih baik, juga akselerasi motor jadi lebih presisi. Setup yang kami gunakan rupanya cukup bagus, sebab kami berhasil tampil konsisten sepanjang balapan, Tentunya sangat vital bagi kami untuk tetap bekerja membangun motor, agar kami bisa melakukan yang terbaik agar Ducati bisa lebih sering berada di urutan terdepan di beberapa seri terakhir,”
  • Dani Pedrosa : “Sekarang klasemen poin pembalap jadi cukup besar, tapi saya akan tetap melanjutkan perjuangan untuk meraih titel juara dunia. Masih ada 5 seri lagi, jadi ini belum berakhir bagi saya”
  • Hector Barbera : “Pertama-tama saya ingin meminta maaf kepada Dani, yang sedang berjuang untuk kejuaraan, Saya sangat menyesal, tapi itu merupakan satu rangkaian keadaan. Dia menyalip Randy dan saya di bawah pengereman di luar. Saya sejalan dengan Randy dan mendadak Dani ada saat memasuki belokan. Baik Randy atau saya punya garis itu. Saya tidak bisa pergi ke luar karena Randy ada di sana dan di dalamnya Dani telah menutup gap. Tidak ada yang bisa kulakukan. Sudah jelas bahwa saya tidak berusaha untuk melewatinya, itu jelas. Hanya saja saya maupun Randy di luar dan Dani di dalam dengan garis yang lebih ketat daripada kami. Saya tidak bisa menghindarinya Saya hanya bisa mengatakan itu adalah insiden balap. Dan mungkin dengan pengendara yang salah. Saya sangat menyesal untuk dia, tapi itu bukanlah salah saya. Ini hanya insiden dari balapan.”

photo : Yamaha

Posted on September 17, 2012, in MotoGP and tagged , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: